Ikut Serta: Berbahagia—Dimoment Ini

Senyum dan bahagia akhir dari kesuksesan. Amun Haluk, ST (Doc: Pribadi Admin—AW)

“Sepintas Cerita Singkat.” Oleh: AW

Jayapura, Wenehanowene.com - Sahabat seangkatan—Dari sekian banyak anana Resantho K'24 Mulai satu-satunya Sidang Tokih palu. Banyak Selamat Untuk Penambahan Nama Belakang nya, Sah Amun Haluk, ST.

Dulu kita sama-sama di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan waktu itu silam nya nostalgia, sejak 2021 Menempuh Pendidikan Perguruan Tinggi di Kota Jayapura, Ia Memiliki lanjut Studi di Universitas Sains dan Teknologi USTJ dan saya dengan beberapa kawan lainya degan demikian memilih kampus berbeda, dan saya masuk di Universitas Cenderawasih Jayapura.

Dalam perjalanan panjang ini: kini tidak berpisah, selalu sama-sama sejak awal SMA—Kuliah. Dalam situasi apapun itu, kita selalu berjalan sama-sama dengan penuh suka cita dan canda tawa.

Dalam hati dan jiwa memampukan spirit, semangat trus, kita punya tujuan utama untuk meraih impian mu itu sendiri. Bahkan mulai semester 4-6 mulai bertanya-tanya, ayak sampai dimana, dengan perkembangan kampus dan aman ka. Itu menjadi sebuah pertanyaan besar selama berjalan waktu ini kita ungkapkan saat bertemu di mana saya.

Dari situ mulai ada ketekunan, semangat dan spiritualitas dalam perjalanan yang panjang. Munculnya sebuah pertanyaan, apakah bisa atau tidak. Bisakah menjadi seperti mereka yang selalu dengan memakai tongkah. Dan bisikan mu dalam persen secara individu muncul untuk trus berjalan-jalan kaki tetapi tidak akan terlambat dalam segala hal apapun.

Kini setelah sodara saya ini setalah ia sempro, judisium hanya diam-diam lalu, kemarin malam telfon: Dia, Ayak besok sibuk ka tidak. Saya, tidak sibuk ayak. Dia, kalo tdk sibuk datang ke rumah bisa. Lalu saya bertanya: Ayak bikin apa itu. Dia, besok datang ke rumah bakar ayam. Saya, oh ayak ada Maslalah kah. Lalu dia, ayak besok saya mo Wi-Suda. 

Ditulah saya kaget dan langsung saya sampaikan, siap ayak. Besok saya datang. Saya juga berfikir karena posisi kosong-kosong.

Besok paginya saya kesana setelah ayak dia chat melalui via WhatsApp pagi jam 6:14 kemudian saya kesana lalu, bakar ayam dan lainnya.

Mereka pun setelah upacara pengukuhan di Goor Cenderawasih Jayapura, pulang sekitaran jam 2 sore, disambut dengan sukacita, salam-salama dan foto lanjut berdoa dan makan bersama-sama.

Dari sini saya belajar, Dalam acara apapun lakukan dengan kegiatan besar-besaran dan berpestapora itu tidak penting dan tidak ada keuntungan, hanya jalan ikut rame, Karena semua dari itu yang kita dapatkan dalam menghadiri sebuah acara, hanya 1% pengamatan yang dinilai dan diamati 99% hanya hura-hura, ikut-ikutan.

Karena: kita banyak belajar untuk bersukur walaupun apa yang kita lakukan hanyalah sederhana, tetapi bernilai besar dimata Tuhan. Inilah cerita singkat: Semoga—Bermanfaat.(*)

Kota Raya, Kamis—02 September 2025

Pewarta: Admin 
Wene Hano Wene

Akun Resmi Website Wene Hano Wene (Kabar Cerita yang baik) Wene Hano Wene adalah media pengantar informasi dalam blog. Menyediakan berbagai informasi seputar teknologi, berita, ulasan, rekomendasi, pemecahan masalah dan arsip yang akan dimuat dalam blog ini. Blog ini bertujuan untuk memberi kemudahan akses informasi dalam dunia maya. untuk berceritakan seputaran se tanah papua.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama