Mahasiswa Lani-Jaya di Jayapura: Menyatakan Sikap dan Merespon Pendoropan Militer. Insiden terjadi pada Minggu 05/10/2025 (Doc: Pribadi)
Jayapura, Wenehanowene.com-
Mahasiswa Asal Lani Jaya di Kota Studi Jayapura Melihat dengan situasi yang sangat kecam terjadi di Distrik Melagai dan Kuyawagi, faktor penyebab utama pendoropan Militer organik dan non organik sehingga mengakibatkan konflik membuat masyarakat setempat peristiwa ini terjadi pada Minggu, (05/10/2025) kemarin lalu.
Dalam pembacaan situasi dan menyikapi persoalan ini. Mahasiswa Lani Jaya yang ada di Kota Jayapura menyikapi langsung peristiwa itu di Asrama Lani Jaya, Prunmas II Waena, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada. Rabu, (08/10/2025)
“Mahasiswa Asal Lani Jaya ini mendengar beberapa informasi secara lisan mampu tulisan dengan adanya terjadi kekecaman dan mengakibatkan konflik di kabupaten Lani Jaya, mengagetkan dengan hadir pendoropan Militer di sana.”
Ass Wanimbo, Ketua Asrama Putra Lani Jaya. Mengatakan, Isu yang beredar dan kami ketahui bersama bahwa masyarakat kita sedang mengungsi di Kabupaten Lani Jaya, khususnya di distrik Melagai dan distrik Kuyawagi, Peristiwa yang terjadi akibat dari beberapa faktor-faktor adanya pendoropan Militer di wilayah setempat sehingga masyarakat membuat trauma, tidak tenang dengan melakukan aktivitas mereka karena ketakutan dan kepanikan, ungkapnya.
Lanjut Ass, Kami mahasiswa-mahasiswa melihat dengan terjadi pendoropan Militer ini sangat kaget karena dengan terjadinya wilayah ini yang dijuluki oleh Militer, Akhirnya menjadi konflik disana karena kehadiran mereka. Kemungkinan besar kahadiran mereka tidak di bagian pendalaman di Kyari dan Melangineri, tidak semestinya tidak menganggu ketenangan masyarakat setempat hal itu tidak terjadi tanpa alasan apapun tetapi melihat dengan kehadiran mereka sampai di pedalaman membuat warga setempat mengagu psikologi Mereka terganggu dan trauma, katanya.
Lebih lanjut Ass, Menjadi sebuah desakan dan seruan yang kepada pemerintah daerah melihat dan menanggani persolan ini secepatnya, Sebagai bentuk Aspirasi yang kami sampaikan karena Mahasiswa adalah agen perubahan (agent of change) karena memiliki semangat, idealisme, dan intelektualitas untuk membawa perubahan positif pada masyarakat dan bangsa, serta agen kontrol (agent of social control) yang bertugas mengawasi, mengkritik, dan mengontrol jalannya kebijakan serta perilaku masyarakat agar tetap berada pada nilai-nilai luhur dan sesuai dengan kebenaran, rilisnya.
Lanjut kata Ass, Pihak keamanan yang sementara ini berada di wilayah tersebut segera Hentikan Intimidasi, teror dan Mengancam masyarakat setempat dari ketenangan ditengah-tengah situasi yang begitu aman tetapi membuat nya trauma dan mengungsi dihutan, tuturnya.
Ia menambahkan, Pihak pemerintah daerah dan Pimpinan Eksekutif maupun pimpinan Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat DPR Kabupaten Lani Jaya, Segera secepat menanggani/mengatasi persoalan ini dengan sebaik baiknya, Karena masalah seperti ini perlu mengambil tindakan alternatif oleh Pemerintah Kabupaten, baik Eksekutif maupun Legislatif untuk mencari langkah-langkah kongkrit yang ambil tindakan sebagai bentuk Wakil rakyat, segera menarik TNI organik dan non-organik yang masuk di daerah pendalaman di Piawagi dan di Melagi Neri, tutupnya.(*)
Pewarta: Admin
